Thibaut buruk. Tetapi pria bernama panjang Thibaut Nicolas

Thibaut Courtois memang tidak puas dengan hasil seri yangditerima Chelsea pada pertandingan teranyarnya. Akan tetapi pada pihak yanglain sang penjaga gawang tetap bersyukur lantaran tidak kebobolan pada pertandingantersebut. Hasil seri 0 – 0 diamankan The Blues ketika dipertemukan dengan LeicesterCity di Stamford Bridge pada hari Sabtu, 13 Januari 2018 malam hari lalu (WIB).Kedua kubu berbagi poin di laga pekan 23 English Premier League di musim 2017 –2018. Kiper tim London Barat menyebut dirinya merasa beruntung lantaran tidakkebobolan ketika menghadapi Leicester. Dirinya mengklaim tim sejatinya dapatmemetik hasil kemenangan, namun klub berjuluk The Foxes dapat menunjukkanperforma solid sehingga bisa menggagalkan usaha tim tuan rumah.

 Para anak didik Antonio Conte itu pun menemui kesulitan untukmenciptakan gol di pertandingan tersebut. Padahal Leicester City sudah harusbermain dengan 10 pemain saja setelah Ben Chilwell memperoleh kartu merah padamenit ke 68 usai diberi kartu kuning pertama terlebih dulu sebelumnya. Tapi TheBlues tetap tidak bisa membobol gawang tim tamu sampai peluit panjangdibunyikan oleh sang pengadil untuk menutup jalannya pertandingan.

Sebagaimana yangdilansir dari situs resmi klub pada hari Senin, 15 Januari 2018 ini, Courtoismengatakan bahwa pada akhir laga tim rival sudah menyelesaikan laga dengan 10pemain dan tim bisa saja mendapat tiga poin, namuni selama 70 menit mereka merupakansatu klub yan gsudah berkembang hingga menjadi lebih kuat sekarang ini. Thibaut Courtois pun merasa yakin, tak kebobolan berarti timsudah melakukan pertahanan dengan baik walau sudah kecolongan dalam beberapapeluang di antaranya. Mereka sudah menekan tim lebih baik dan para pemaintampaknya bermain sangat buruk. Tetapi pria bernama panjang Thibaut NicolasMarc Courtois itu merasa beruntung karena gawang yang dikawal olehnya takkemasukan gol. Leicester City memang sudah memperoleh banyak peluang emas danhal itu tentu saja sangat berbahaya.

Satu hal yang ingin dipastikan sang pemainbelia adalah pada pertandingan itu Chelsea sama sekali tak menunjukkan performaterbaik mereka. Keadaan menjadi semakin sulit saja karena Leicester hanya dapatbermain dengan 10 orang.  Thibaut Courtois menyatakan di sepanjang laga Jamie Vardydan kawna – kawan memang sudah tampil lebih agresif ketika melakukan serangansehingga tim tuan rumah menjadi tertekan dan lebih sering melakukan pertahanandi lini belakangnya. Di samping itu ia juga menyebut tim London Biru memangsangat kesulitan untuk dapat menembus lini belakang skuad lawan.Leicester mempunyai intensitas lebih dari segi permainan,di mana mereka pun lebih banyak menyerang ketimbang Chelsea, sehingga terdapatsebuah perbedaan besar ketika tim menjadi kelelahan. Dengan hasil seri yangdidapatkan itu, Courtois dan kolega hanya bisa menduduki peringkat ke 3 denganmerengkuh 47 poin.

 Sementara Leicester City yang berhasil membawa pulangsatu poin dari markas Chelsea berada di urutan ke 8 dengan mengumpulkan 31poin. Pada pertandingan tersebut tak dapat dipungkiri lagi jika The Blues punsudah menjadi tim favorit untuk memetik kemenangan, hal itu terbuti saat merekaterus mengancam gawang Leicester yang dijaga oleh Kesper Schmeichel. Sepertiyang dilansir dari Sportsmole pada hari Minggu, 14 Januari 2018 ini, pesepakbola berkebangsaan Belgia sangat ingin memetik kemenangan di akhir laga. Dimana saat unggul jumlah pemain tim juga sudah berusaha untuk menekan mereka.

Namundalam 70 menit pertama para pemain telah mengeluarkan seluruh energy yangdimiliki sehingga terkuras habis.

x

Hi!
I'm Mary!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out