Penggunaan mengubahnya. Hal itu berkaitan erat dalam hal

Penggunaan
kantong plastik saat ini masih menjadi kebiaasaan yang sulit diubah.  Plastik dinilai lebih efisien daripada
penggunaan tas dan keranjang belanja. Plastik yang berbahan anti air, ringan,
mudah di dapat, serta praktis dinilai memudahkan masyarakat dalam hal membeli
kebutuhan. Selain itu, penggunaan plastik yang sudah melewati ambang batas
menjadi penyebab utama permasalahan sampah yang ada saat ini. Diketahui bahwa
Indonesia merupakan Negara kedua penghasil sampah plastik terbanyak di dunia
setelah China. Berdasarkan data dari hasil survey, sampah plastik yang
dihasilkan rataan per individu di Indonesia adalah 700 lembar skala per tahun,
yaitu berkisar 100 milyar sampah pertahunnya.

Hal ini tentu
saja menjadi permasalahan yang harus diatasi oleh Pemerintah. Oleh karena itu,
dibuat suatu kebijakan kantong plastik berbayar. Pada setiap pembeliannya
masyarakat jika menggunakan kantong plastik dianjurkan membayar 200 rupiah, nominal  sudah termasuk PPN. Selain mengurangi plastik
& sampah, hal ini berdampak positif bagi lingkungan. Meski diberlakukan
kebijakan kendati masyarakat enggan & bingung akan kebijakan kantong
plastik berbayar. Oleh karena itu diharapkan kedepannya Pemerintah memberikan
orientasi yang jelas kepada masyarakat mengenai kebijakan yang ada. Serta memberikan
tujuan dan latar belakang dari kebijakan tersebut. Sehingga mudah diterima oleh
masyarakat & dapat berjalan lancar,

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.1  Pertanyaan

1.     
Adakah
dampak yang dihasilkan kedepannya jika sering menggunakan plastik?

2.     
Bagaimana
Pemerintah memberikan edukasi masyarakat melalui kebijakan pengurangan penggunaan
kantong plastik?

3.     
Apa
tanggapan masyarakat mengenai kebijakan Pemerintah?

 

 

 

1.3 Tujuan

1.     
Mengetahui
dampak penggunaan kantong plastik periode panjang.

2.     
Upaya
Pemerintah mengedukasi masyarakat mengurangi penggunaan plastik melalui
kebijakan.

3.     
Sikap
masyarakat akan kebijakan Pemerintah pada kantong plastik berbayar.

 

BAB
II

ISI

Kebiasaan yang sudah lama
berlangsung membuat masyarakat sukar mengubahnya. Hal itu berkaitan erat dalam
hal penggunaan kantong plastik. Seperti yang diketahui dalam  memproduksi kantong plastik menghabiskan 12
juta barel minyak. Yang mana minyak merupakan sumber daya alam yang tak dapat
diperbarui sehingga cepat atau lambat akan habis. Jika 12 juta barel minyak kalkulasikan
dalam rupiah maka diperoleh nominal yaitu 11 Triliun rupiah. Hal ini tentu saja
merugikan dari segi ekonomi dan lingkungan. Sehingga Pemerintah memberi suatu
kebijakan, yaitu kantong plastik berbayar.

Timbul pro dan kontra akan
kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dari kalangan masyarakat. Pasalnya
Pemerintah dinilai hanya mengeluarkan kebijakan tanpa memberikan penjelasan secara
edukatif kepada masyarakat. Beruntung terdapat lembaga swasta yang dengan
senang hati mengajak serta mengedukasi masyarakat akan pengurangan plastik.
Jika dicermati, kebijakan ini memiliki dampak yang positif. Menggunakan kantong
plastik sama saja dengan membelinya. Hal tersebut membuat masyarakat berpikir
ulang ketika hendak memakai kantong plastik. Dan sebagian masyarakat memilih
menggunakan cara lama, yaitu membawa tas (keranjang) belanja sendiri sehingga
lebih ramah lingkungan dan mengurangi sampah plastik.

Plastik sendiri berdampak buruk bagi kesehatan serta
lingkungan. Seperti yang diketahui, plastik sukar diurai tanah meski sudah tertimbun bertahun-tahun
plastik baru bisa diurai tanah setelah tertimbun selama 200 hingga 400 tahun.
Bahkan ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa sampah plastik bisa terurai
dalam waktu 1000 tahun. Lamanya proses penguraian adalah dampak
sampah plastik buruk bagi lingkungan, seperti munculnya zat kimia yang dapat
mencemari tanah sehingga berkurang tingkat manfaat dan kesuburan.

Akibat dari lamanya proses penguraian , sampah plastik dapat membunuh pengurai tanah.
Sehingga tingkat kesuburan milik tanah akan berkurang. Pada bidang kesehatan, plastik
yang diurai secara dioksin jika terhirup dapat menyebabkan kanker, kerusakan
hati & menganggu kesehatan sistem saraf. Senyawa yang hasil dioksin adalah Polyetylene
Terephthalate penyebab peradangan paru-paru. Dengan begitu, akan lebih baik jika setiap individu
menyadari penggunaan plastik tidak baik jika berlebihan.

BAB III

PENUTUPAN

3.1  Kesimpulan

 

Pemerintah mengeluarkan
kebijakan kantong plastik berbayar ssebagai upaya mengurangi sampah plastik
yang kian harinya menggunung. Kendati begitu masyarakat masih bingung akan
konsep kebijakan sehingga timbul pro dan kontra. Meski begitu, masyarakat
banyak memilih menggunakan tas eco bag yang ramah lingkungan.Penggunaan plastik
berdampak buruk tak hanya bagi lingkungan saja namun bagi kesehatan juga.
Karena plastik yang tidak dapat terurai menyebabkan tanah menjadi tidak subur
karena pengurai tanah mati akibat adanya plastik. Urai dioksin dapat
menyebabkan kanker, gangguan saraf, & kerusakan hati. Penggunaan plastik
harus dibatasi karena berdampak fatal bagi banyak hal.

3.2  Saran

 

Pemerintah
dianjurkan mengedukasi masyarakat akan mengapa diadakannya kebijakan kantong
plastik berbayar. Sehingga tidak ada perdebatan mengenai hal itu dan
menimbulkan rasa kepedulian akan lingkungan. Masyarakat seharusnya menerima
kebijakan dengan sudut pandang objektif & berpatisipasi dalam mengurangi
plastik

Penggunaan
kantong plastik saat ini masih menjadi kebiaasaan yang sulit diubah.  Plastik dinilai lebih efisien daripada
penggunaan tas dan keranjang belanja. Plastik yang berbahan anti air, ringan,
mudah di dapat, serta praktis dinilai memudahkan masyarakat dalam hal membeli
kebutuhan. Selain itu, penggunaan plastik yang sudah melewati ambang batas
menjadi penyebab utama permasalahan sampah yang ada saat ini. Diketahui bahwa
Indonesia merupakan Negara kedua penghasil sampah plastik terbanyak di dunia
setelah China. Berdasarkan data dari hasil survey, sampah plastik yang
dihasilkan rataan per individu di Indonesia adalah 700 lembar skala per tahun,
yaitu berkisar 100 milyar sampah pertahunnya.

Hal ini tentu
saja menjadi permasalahan yang harus diatasi oleh Pemerintah. Oleh karena itu,
dibuat suatu kebijakan kantong plastik berbayar. Pada setiap pembeliannya
masyarakat jika menggunakan kantong plastik dianjurkan membayar 200 rupiah, nominal  sudah termasuk PPN. Selain mengurangi plastik
& sampah, hal ini berdampak positif bagi lingkungan. Meski diberlakukan
kebijakan kendati masyarakat enggan & bingung akan kebijakan kantong
plastik berbayar. Oleh karena itu diharapkan kedepannya Pemerintah memberikan
orientasi yang jelas kepada masyarakat mengenai kebijakan yang ada. Serta memberikan
tujuan dan latar belakang dari kebijakan tersebut. Sehingga mudah diterima oleh
masyarakat & dapat berjalan lancar,

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.1  Pertanyaan

1.     
Adakah
dampak yang dihasilkan kedepannya jika sering menggunakan plastik?

2.     
Bagaimana
Pemerintah memberikan edukasi masyarakat melalui kebijakan pengurangan penggunaan
kantong plastik?

3.     
Apa
tanggapan masyarakat mengenai kebijakan Pemerintah?

 

 

 

1.3 Tujuan

1.     
Mengetahui
dampak penggunaan kantong plastik periode panjang.

2.     
Upaya
Pemerintah mengedukasi masyarakat mengurangi penggunaan plastik melalui
kebijakan.

3.     
Sikap
masyarakat akan kebijakan Pemerintah pada kantong plastik berbayar.

 

BAB
II

ISI

Kebiasaan yang sudah lama
berlangsung membuat masyarakat sukar mengubahnya. Hal itu berkaitan erat dalam
hal penggunaan kantong plastik. Seperti yang diketahui dalam  memproduksi kantong plastik menghabiskan 12
juta barel minyak. Yang mana minyak merupakan sumber daya alam yang tak dapat
diperbarui sehingga cepat atau lambat akan habis. Jika 12 juta barel minyak kalkulasikan
dalam rupiah maka diperoleh nominal yaitu 11 Triliun rupiah. Hal ini tentu saja
merugikan dari segi ekonomi dan lingkungan. Sehingga Pemerintah memberi suatu
kebijakan, yaitu kantong plastik berbayar.

Timbul pro dan kontra akan
kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dari kalangan masyarakat. Pasalnya
Pemerintah dinilai hanya mengeluarkan kebijakan tanpa memberikan penjelasan secara
edukatif kepada masyarakat. Beruntung terdapat lembaga swasta yang dengan
senang hati mengajak serta mengedukasi masyarakat akan pengurangan plastik.
Jika dicermati, kebijakan ini memiliki dampak yang positif. Menggunakan kantong
plastik sama saja dengan membelinya. Hal tersebut membuat masyarakat berpikir
ulang ketika hendak memakai kantong plastik. Dan sebagian masyarakat memilih
menggunakan cara lama, yaitu membawa tas (keranjang) belanja sendiri sehingga
lebih ramah lingkungan dan mengurangi sampah plastik.

Plastik sendiri berdampak buruk bagi kesehatan serta
lingkungan. Seperti yang diketahui, plastik sukar diurai tanah meski sudah tertimbun bertahun-tahun
plastik baru bisa diurai tanah setelah tertimbun selama 200 hingga 400 tahun.
Bahkan ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa sampah plastik bisa terurai
dalam waktu 1000 tahun. Lamanya proses penguraian adalah dampak
sampah plastik buruk bagi lingkungan, seperti munculnya zat kimia yang dapat
mencemari tanah sehingga berkurang tingkat manfaat dan kesuburan.

Akibat dari lamanya proses penguraian , sampah plastik dapat membunuh pengurai tanah.
Sehingga tingkat kesuburan milik tanah akan berkurang. Pada bidang kesehatan, plastik
yang diurai secara dioksin jika terhirup dapat menyebabkan kanker, kerusakan
hati & menganggu kesehatan sistem saraf. Senyawa yang hasil dioksin adalah Polyetylene
Terephthalate penyebab peradangan paru-paru. Dengan begitu, akan lebih baik jika setiap individu
menyadari penggunaan plastik tidak baik jika berlebihan.

BAB III

PENUTUPAN

3.1  Kesimpulan

 

Pemerintah mengeluarkan
kebijakan kantong plastik berbayar ssebagai upaya mengurangi sampah plastik
yang kian harinya menggunung. Kendati begitu masyarakat masih bingung akan
konsep kebijakan sehingga timbul pro dan kontra. Meski begitu, masyarakat
banyak memilih menggunakan tas eco bag yang ramah lingkungan.Penggunaan plastik
berdampak buruk tak hanya bagi lingkungan saja namun bagi kesehatan juga.
Karena plastik yang tidak dapat terurai menyebabkan tanah menjadi tidak subur
karena pengurai tanah mati akibat adanya plastik. Urai dioksin dapat
menyebabkan kanker, gangguan saraf, & kerusakan hati. Penggunaan plastik
harus dibatasi karena berdampak fatal bagi banyak hal.

3.2  Saran

 

Pemerintah
dianjurkan mengedukasi masyarakat akan mengapa diadakannya kebijakan kantong
plastik berbayar. Sehingga tidak ada perdebatan mengenai hal itu dan
menimbulkan rasa kepedulian akan lingkungan. Masyarakat seharusnya menerima
kebijakan dengan sudut pandang objektif & berpatisipasi dalam mengurangi
plastik

x

Hi!
I'm Mary!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out