BAB tersebut maupun tidak. Hikmah yang dapat dipetik

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah Biografi merupakan kisah perjalanan hidup  seseorang yang benar-benar ada dan dianggap dapat membawa hikmah bagi para pembacanya, baik yang mengenal tokoh tersebut maupun tidak. Hikmah yang dapat dipetik tidak terbatas pada prestasi yang diraih si tokoh tetapi juga kegagalan-kegagalan yang dihadapinya serta caranya mengatasi masalah. Tokoh ini bisa saja orang yang sudah meninggal atau masih hidup. Bedanya dengan otobiografi, sebuah biografi tidak ditulis sendiri oleh tokoh yang bersangkutan melainkan oleh orang lain berdasarkan data data yang ada, di antaranya hasil wawancara. Penulis tertarik pada biografi karena mengungkapkan sesuatu yang nyata (tidak fiktif) dan mengandung pelajaran berharga sekalipun penulis sama sekali belum pernah nama orang yang diceritakan di dalamnya serta tidak tahu banyak mengenai bidang yang ditekuni tokoh-tokoh. biografi menceritakan suatu proses mulaidari masa Ke masa si tokoh termasuk latar belakang keluarga dan lingkungannya dan Fenomena diatas melahirkan beberapa bentuk biografi berdasarkan bidang yang digeluti oleh seorang individu dalam kehidupan bermasyarakat antara lain: biografi tokoh politik, tokoh pendidikan, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh perjuangan, tokoh inspiratifdan lain sebagainya.B. Biografi Al FarabiNama lengkap Al Farabi adalah Abu Nasr Muhammad bin Muhammad Ibnu Turkhan Ibnu Uzlaq Al Farabi. Dinamai dengan AlFarabi karena dihubungkan dengan Farab, salah satu orang Turki yang terletak di daerah Khurasan dekat dengan sungai Situn (Transoxiana). Dia kelahiran bangsa Turki tetapi mempunyai hubungan darah dengan bangsa Persi. Dia lahir pada tahun 259 H/879 M di Farab dan wafat di Aleppo pada tahun 339 H/950 M. (Dalam Ensiklopedi Islam lahir pada tahn 257 H/870 M dan wafat pada tahun 337 H/950 M, dalam buku Khazanah Intelektual Islam). Ayahnya adalah seorang jendral dan seorang Iran yang menikah dengan wanita Turkistan dan kadang-kadang disebut keturunan Iran.C. Karya-Karya Al FarabiFilosof Muslim Abu Nasr al-Farabi (870-950) dikenal karena kemampuannya menyinergikan berbagai pemikiran filosofis yang dianggap bertentangan. Penerus al- Kindi bergelar guru kedua atau al-Muallim as-Sani ini memiliki banyak karya tulis yang menjadi rujukan ilmuwan Barat.Kitab karangannya banyak membahas ilmu logika, falsafah yang membicarakan ketuhanan, alam semesta, dan manusia. Selain terinspirasi dari peradaban lain, karya-karya tersebut merupakan kreasi al-Farabi yang telah memperkaya tradisi keilmuan itu dengan pandangan hidup Islam. Berikut adalah tiga karyanya yang dibaca banyak orang.Mempertemukan Plato dan AristotelesIlmuwan dari kata Farab yang kini masuk Kazakhstan ini adalah orang pertama yang menggabungkan pemikiran dua filosof Plato dan Aristoteles. Dalam bukunya al- Jam’u bayna Ra’yay al-Hakimayn, dia menilai kedua filosof itu sama-sama membahas ketuhanan. Keduanya menyatu dalam kesamaan tentang adanya zat yang melebihi kemampuan manusia sehingga menjadi objek penyembahan.Kitab tersebut menjadi rujukan ilmuwan Muslim setelah nya untuk memahami konsepsi ketuhanan, alam, dan manusia, yang merupakan sumber ilmu pengetahuan. Me – lalui ketuhanan, manusia menggali tentang nilai agama dan moral yang menjadi sumber kehidupan.Sedangkan alam menginspirasi mereka untuk mengembangkan pemahaman tentang berbagai ilmu pengetahuan. Begitu juga dengan mendalami manusia, ilmuwan mendapatkan ilmu psikologi, biologi, dan berbagai misteri tentang manusia.Membangun Kota IdealGagasan filosofis al-Farabi juga terlihat jelas dalam pandangannya tentang membangun kota ideal. Pemikiran yang termaktub dalam kitab Ara Ahlul Madinah al-Fadhilah ini banyak membicarakan tentang konsep kepemimpinan dalam Islam.Menurutnya, kota ideal pasti dipimpin oleh pemimpin yang berkompeten. Sosok tersebut pasti memiliki kemampuan yang sama seperti nabi atau pun utusan Allah. Pemimpin akan berkomunikasi dengan Sang Pencipta untuk menentukan masa depan orang-orang yang dipimpinnya.Kemampuan itu membuat dirinya selalu mendapatkan petunjuk Allah, sehingga kepemimpinan mengarah kepada kemakmuran dan kesejahteraan. Kitab ini juga menginspirasi banyak ilmuwan, baik Islam mau pun Barat, untuk mengembangkan ilmu politik dan administrasi negaraKitab MusikaSatu hal yang unik. Di antara karya yang ‘berat’ berisikan falsafah, politik, dan berbagai ilmu pengetahuan lainnya, al-Farabi menulis kitab yang memotivasi seniman. Kitab itu mengajarkan tentang alat-alat yang mampu mengeluarkan suara indah.Kitabul Musiqa mengajarkan masyarakat tentang adanya kombinasi suara sehingga menjadi indah didengar. Alunan nada yang berasal dari berbagai alat kreasi manusia menjadi hiburan melepas kepenatan dan kejenuhan masyarakat.D. TUJUAN  BIOGRAFI Agar pembaca dan penulis dapat menghetahui perjalanan hidup seorang tokoh yang beliau baca Agar pembaca serta penulis dapat meneladani dan mengambil pelajaran dari seorang tokoh yang beliau baca untuk dipakai dalam kehidupan sehari-harinya memberikan informasi kepada generasi berikutnya mengenai seseorang dengan segala cita-cita , perjuangan, serta keberhasilan dalam hidupnya Tujuan studi tokoh ini pada umumnya adalah untuk mencapai suatu  pemahaman tentang ketokohan seorang individu dalam suatu komunitas tertentu, melalui pandangan-pandangannya yang mencerminkan pandangan warga dalam komunitas yang bersangkutan. Tujuan lain dari studi model ini adalah untuk memperdalam pengertian kita terhadap komunitas tertentu di mana tokoh-tokoh atau individu itu hidup. Yang lebih penting lagi, malalui pengakuan yang berupa riwayat hidup ini, seorang individu akan banyak motivasi, aspirasi, dan ambisinya tentang kehidupan dalam masyarakatnya.F.PENGERTIAN BIOGRAFIBiografi dapat berbentuk beberapa baris kalimat saja, namun juga dapat berupa lebih dari satu buku. Perbedaannya adalah, biografi singkat hanya memaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang dan peran pentingnya sementara biografi yang panjang meliputi, informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail dan tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yang baik. Biografi menganalisa dan menerangkan kejadian-kejadian dalam hidup seseorang. Lewat biografi, akan ditemukan hubungan, keterangan arti dari tindakan tertentu atau misteri yang melingkupi hidup seseorang, serta penjelasan mengenai tindakan dan perilaku hidupnya. Biografi biasanya dapat bercerita tentang kehidupan seorang tokoh terkenal atau tidak terkenal, namun demikian, biografi tentang orang biasa akan menceritakan mengenai satu atau lebih tempat atau masa tertentu. Biografi seringkali bercerita mengenai seorang tokoh sejarah, namun tak jarang juga tentang orang yang masih hidup.BAB IIA. METODE PENULISAN Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif menurut sulistiyo basuki penelitian kualitatif adalah suatu bentuk penelitian yang memusatkan perhatian pada ahal yang lebih nyata yang dapat diukur dengan angka. Pada mulanya karya-karya mengenai tokoh ini lebih banyak bersifat karya sastra dan lebih menekankan pada segi keindahan bahasa dalam penulisannya sehingga lebih enak dibaca dan lebik komunikatif. Namun, dalam  perkembangannya, studi tokoh ini kemudian diadopsi oleh lembaga  pendidikan tinggi dan diwujudkan dalam karya ilmiah untuk tugas akhir mahasiswa. Karena merupakan karya ilmiah, studi tokoh ini kemudian dibingkai dengan nilai-nilai ilmiah berupa kajian metodologis dan akademis yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam studi tokoh, metode yang digunakan untuk meneliti subyek  penelitian akan mempengaruhi cara meneliti memandang subyek tersebut. Jika subyek dipandang oleh peneliti berdasarkan angka atau kriteria tertentu, maka  peneliti akan kehilangan sifat subyektif perilaku manusiawi sang tokoh. Melalui metode kualitatif, peneliti dapat mengenal lebih jauh dan mendalam mengenai sang tokoh secara pribadi dan melihat dia mengembangkan definisinya sendiri tentang dunia dengan berbagai pemikiran, karya dan perilaku yang dijalaninya. PEMBAHASAN 1.NALISIS Tokoh cerita menempati posisi strategis sebagai pembawa danpenyampaikan pesan, amanat, moral atau in”ormasi lain yang ingin disampaikanpengarang Tokoh hanya dijadikan boneka yang dipaksa menyampaikanpesan. Terkadang pembaca tidak dapat menebak kehidupan tokoh dalamkarya fksi karena terlalu mengharapkan tokoh dalam cerita harus sepertidalam kehidupan nyata.2.DESKRIPSI 1. Teks deskripsi subjektif. Suatu teks deskripsi yang dalam penggambaran objeknya berdasarkan atas kesan yang dimiliki oleh penulis paragraf tersebut. 2. Teks deskripsi spatial. Dalam teks deskripsi ini objek yang dijelaskan hanya berupa benda, tempat, ruang dan lain sebagainya. 3. Teks deskripsi objektif. Dalam teks deskripsi ini penjelasan mengenai objek yang digambarkan apa adanya berdasarkan keadaan objek yang sebenarnya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan tanpa ada penambahan opini dari penulis itu sendiri.                               BAB III                             PENUTUPA.KESIMPULANBerdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa biografi adalah catatan perjalanan riwayat hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain. Jenis-jenis biografi terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan sisi penulis dan berdasarkan isinya. Manfaat biografi adalah kita dapat mempelajari kehidupan atau pengalaman seseorang untuk dapat memilih yang terbaik untuk hidup kita. Jadi dengan membaca biografi tersebut, kita dibuat merasa sedang mengalami kejadian yang dialami tokoh biografi tersebut sehingga kita tak akan mengulangi pengalaman buruk yang dialami tokoh biografi dan dapat dijadikan sebagai motivator untuk kita..                                            Click

BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah Biografi merupakan kisah perjalanan hidup  seseorang yang benar-benar ada dan dianggap dapat membawa hikmah bagi para pembacanya, baik yang mengenal tokoh tersebut maupun tidak. Hikmah yang dapat dipetik tidak terbatas pada prestasi yang diraih si tokoh tetapi juga kegagalan-kegagalan yang dihadapinya serta caranya mengatasi masalah. Tokoh ini bisa saja orang yang sudah meninggal atau masih hidup. Bedanya dengan otobiografi, sebuah biografi tidak ditulis sendiri oleh tokoh yang bersangkutan melainkan oleh orang lain berdasarkan data data yang ada, di antaranya hasil wawancara. Penulis tertarik pada biografi karena mengungkapkan sesuatu yang nyata (tidak fiktif) dan mengandung pelajaran berharga sekalipun penulis sama sekali belum pernah nama orang yang diceritakan di dalamnya serta tidak tahu banyak mengenai bidang yang ditekuni tokoh-tokoh. biografi menceritakan suatu proses mulaidari masa Ke masa si tokoh termasuk latar belakang keluarga dan lingkungannya dan Fenomena diatas melahirkan beberapa bentuk biografi berdasarkan bidang yang digeluti oleh seorang individu dalam kehidupan bermasyarakat antara lain: biografi tokoh politik, tokoh pendidikan, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh perjuangan, tokoh inspiratifdan lain sebagainya.B. Biografi Al FarabiNama lengkap Al Farabi adalah Abu Nasr Muhammad bin Muhammad Ibnu Turkhan Ibnu Uzlaq Al Farabi. Dinamai dengan AlFarabi karena dihubungkan dengan Farab, salah satu orang Turki yang terletak di daerah Khurasan dekat dengan sungai Situn (Transoxiana). Dia kelahiran bangsa Turki tetapi mempunyai hubungan darah dengan bangsa Persi. Dia lahir pada tahun 259 H/879 M di Farab dan wafat di Aleppo pada tahun 339 H/950 M. (Dalam Ensiklopedi Islam lahir pada tahn 257 H/870 M dan wafat pada tahun 337 H/950 M, dalam buku Khazanah Intelektual Islam). Ayahnya adalah seorang jendral dan seorang Iran yang menikah dengan wanita Turkistan dan kadang-kadang disebut keturunan Iran.C. Karya-Karya Al FarabiFilosof Muslim Abu Nasr al-Farabi (870-950) dikenal karena kemampuannya menyinergikan berbagai pemikiran filosofis yang dianggap bertentangan. Penerus al- Kindi bergelar guru kedua atau al-Muallim as-Sani ini memiliki banyak karya tulis yang menjadi rujukan ilmuwan Barat.Kitab karangannya banyak membahas ilmu logika, falsafah yang membicarakan ketuhanan, alam semesta, dan manusia. Selain terinspirasi dari peradaban lain, karya-karya tersebut merupakan kreasi al-Farabi yang telah memperkaya tradisi keilmuan itu dengan pandangan hidup Islam. Berikut adalah tiga karyanya yang dibaca banyak orang.Mempertemukan Plato dan AristotelesIlmuwan dari kata Farab yang kini masuk Kazakhstan ini adalah orang pertama yang menggabungkan pemikiran dua filosof Plato dan Aristoteles. Dalam bukunya al- Jam’u bayna Ra’yay al-Hakimayn, dia menilai kedua filosof itu sama-sama membahas ketuhanan. Keduanya menyatu dalam kesamaan tentang adanya zat yang melebihi kemampuan manusia sehingga menjadi objek penyembahan.Kitab tersebut menjadi rujukan ilmuwan Muslim setelah nya untuk memahami konsepsi ketuhanan, alam, dan manusia, yang merupakan sumber ilmu pengetahuan. Me – lalui ketuhanan, manusia menggali tentang nilai agama dan moral yang menjadi sumber kehidupan.Sedangkan alam menginspirasi mereka untuk mengembangkan pemahaman tentang berbagai ilmu pengetahuan. Begitu juga dengan mendalami manusia, ilmuwan mendapatkan ilmu psikologi, biologi, dan berbagai misteri tentang manusia.Membangun Kota IdealGagasan filosofis al-Farabi juga terlihat jelas dalam pandangannya tentang membangun kota ideal. Pemikiran yang termaktub dalam kitab Ara Ahlul Madinah al-Fadhilah ini banyak membicarakan tentang konsep kepemimpinan dalam Islam.Menurutnya, kota ideal pasti dipimpin oleh pemimpin yang berkompeten. Sosok tersebut pasti memiliki kemampuan yang sama seperti nabi atau pun utusan Allah. Pemimpin akan berkomunikasi dengan Sang Pencipta untuk menentukan masa depan orang-orang yang dipimpinnya.Kemampuan itu membuat dirinya selalu mendapatkan petunjuk Allah, sehingga kepemimpinan mengarah kepada kemakmuran dan kesejahteraan. Kitab ini juga menginspirasi banyak ilmuwan, baik Islam mau pun Barat, untuk mengembangkan ilmu politik dan administrasi negaraKitab MusikaSatu hal yang unik. Di antara karya yang ‘berat’ berisikan falsafah, politik, dan berbagai ilmu pengetahuan lainnya, al-Farabi menulis kitab yang memotivasi seniman. Kitab itu mengajarkan tentang alat-alat yang mampu mengeluarkan suara indah.Kitabul Musiqa mengajarkan masyarakat tentang adanya kombinasi suara sehingga menjadi indah didengar. Alunan nada yang berasal dari berbagai alat kreasi manusia menjadi hiburan melepas kepenatan dan kejenuhan masyarakat.D. TUJUAN  BIOGRAFI Agar pembaca dan penulis dapat menghetahui perjalanan hidup seorang tokoh yang beliau baca Agar pembaca serta penulis dapat meneladani dan mengambil pelajaran dari seorang tokoh yang beliau baca untuk dipakai dalam kehidupan sehari-harinya memberikan informasi kepada generasi berikutnya mengenai seseorang dengan segala cita-cita , perjuangan, serta keberhasilan dalam hidupnya Tujuan studi tokoh ini pada umumnya adalah untuk mencapai suatu  pemahaman tentang ketokohan seorang individu dalam suatu komunitas tertentu, melalui pandangan-pandangannya yang mencerminkan pandangan warga dalam komunitas yang bersangkutan. Tujuan lain dari studi model ini adalah untuk memperdalam pengertian kita terhadap komunitas tertentu di mana tokoh-tokoh atau individu itu hidup. Yang lebih penting lagi, malalui pengakuan yang berupa riwayat hidup ini, seorang individu akan banyak motivasi, aspirasi, dan ambisinya tentang kehidupan dalam masyarakatnya.F.PENGERTIAN BIOGRAFIBiografi dapat berbentuk beberapa baris kalimat saja, namun juga dapat berupa lebih dari satu buku. Perbedaannya adalah, biografi singkat hanya memaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang dan peran pentingnya sementara biografi yang panjang meliputi, informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail dan tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yang baik. Biografi menganalisa dan menerangkan kejadian-kejadian dalam hidup seseorang. Lewat biografi, akan ditemukan hubungan, keterangan arti dari tindakan tertentu atau misteri yang melingkupi hidup seseorang, serta penjelasan mengenai tindakan dan perilaku hidupnya. Biografi biasanya dapat bercerita tentang kehidupan seorang tokoh terkenal atau tidak terkenal, namun demikian, biografi tentang orang biasa akan menceritakan mengenai satu atau lebih tempat atau masa tertentu. Biografi seringkali bercerita mengenai seorang tokoh sejarah, namun tak jarang juga tentang orang yang masih hidup.BAB IIA. METODE PENULISAN Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif menurut sulistiyo basuki penelitian kualitatif adalah suatu bentuk penelitian yang memusatkan perhatian pada ahal yang lebih nyata yang dapat diukur dengan angka. Pada mulanya karya-karya mengenai tokoh ini lebih banyak bersifat karya sastra dan lebih menekankan pada segi keindahan bahasa dalam penulisannya sehingga lebih enak dibaca dan lebik komunikatif. Namun, dalam  perkembangannya, studi tokoh ini kemudian diadopsi oleh lembaga  pendidikan tinggi dan diwujudkan dalam karya ilmiah untuk tugas akhir mahasiswa. Karena merupakan karya ilmiah, studi tokoh ini kemudian dibingkai dengan nilai-nilai ilmiah berupa kajian metodologis dan akademis yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam studi tokoh, metode yang digunakan untuk meneliti subyek  penelitian akan mempengaruhi cara meneliti memandang subyek tersebut. Jika subyek dipandang oleh peneliti berdasarkan angka atau kriteria tertentu, maka  peneliti akan kehilangan sifat subyektif perilaku manusiawi sang tokoh. Melalui metode kualitatif, peneliti dapat mengenal lebih jauh dan mendalam mengenai sang tokoh secara pribadi dan melihat dia mengembangkan definisinya sendiri tentang dunia dengan berbagai pemikiran, karya dan perilaku yang dijalaninya. PEMBAHASAN 1.NALISIS Tokoh cerita menempati posisi strategis sebagai pembawa danpenyampaikan pesan, amanat, moral atau in”ormasi lain yang ingin disampaikanpengarang Tokoh hanya dijadikan boneka yang dipaksa menyampaikanpesan. Terkadang pembaca tidak dapat menebak kehidupan tokoh dalamkarya fksi karena terlalu mengharapkan tokoh dalam cerita harus sepertidalam kehidupan nyata.2.DESKRIPSI 1. Teks deskripsi subjektif. Suatu teks deskripsi yang dalam penggambaran objeknya berdasarkan atas kesan yang dimiliki oleh penulis paragraf tersebut. 2. Teks deskripsi spatial. Dalam teks deskripsi ini objek yang dijelaskan hanya berupa benda, tempat, ruang dan lain sebagainya. 3. Teks deskripsi objektif. Dalam teks deskripsi ini penjelasan mengenai objek yang digambarkan apa adanya berdasarkan keadaan objek yang sebenarnya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan tanpa ada penambahan opini dari penulis itu sendiri.                               BAB III                             PENUTUPA.KESIMPULANBerdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa biografi adalah catatan perjalanan riwayat hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain. Jenis-jenis biografi terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan sisi penulis dan berdasarkan isinya. Manfaat biografi adalah kita dapat mempelajari kehidupan atau pengalaman seseorang untuk dapat memilih yang terbaik untuk hidup kita. Jadi dengan membaca biografi tersebut, kita dibuat merasa sedang mengalami kejadian yang dialami tokoh biografi tersebut sehingga kita tak akan mengulangi pengalaman buruk yang dialami tokoh biografi dan dapat dijadikan sebagai motivator untuk kita..                                            Click

x

Hi!
I'm Mary!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out