A. Juli 1996,yang di dalamnya disebutkan bahwa

A. Kebijakan Politik Luar Negeri IndonesiaPolitik Luar Negeri IndonesiaPolitik luar negeri adalah sekumpulan kebijakan atau sesuatu yang ditetapkanoleh suatu negara untuk mengatur hubungan dengan negara lain yang berpijak kepadakepentingan nasional negara yang bersangkutan.

Bagi Indonesia, politik luar negeriialah suatu kebijakan, sikap dan langkah Pemerintah Republik Indonesia yangdiambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain, organisasi internasional dansubjek hukum internasionalnya guna mencapai tujuan nasional. Jadi politik luarnegeri Indonesia itu sendiri adalah bagian dari politik nasional yang merupakanpenjabaran dari cita-cita nasional dan tujuan nasional negara Indonesia.B. Asas Politik Luar Negeri IndonesiaAsas politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Bebas artinya tidakmemihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengankepribadian bangsa Indonesia.

Aktif artinya tidak pasif atas kejadian-kejadianinternasional melainkan aktif menjalankan kebijakan luar negeri. Aktif dalam artiikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dankeadilan sosial.Ciri-ciri Politik Bebas Aktif”Bebas” dan “Aktif”, dalam hampir semua pernyataan resmi pemerintahkedua-duanya disebut sebagai sifat politik luar negeri RI. Tapi dalam pernyataanresmi lainnya ditambahkan pula sifat-sifat lain seperti “antikolonialisme” atau “antiimperialime”, dan di samping itu ada pula yang mencantumkan “mengabdi kepadakepentingan nasional” dan sebagainya, sebagai sifat politik bebas aktif. Sebenarnya,jika dokumen-dokumen pemerintah diteliti secara seksama, maka akan dapatdisaksikan bahwa hingga kini belum ada keseragaman dalam penentuan sifat politikbebas aktif itu.Sebagai contoh marilah kita lihat Ketetapan MPRS No. XVII/5 Juli 1996,yang di dalamnya disebutkan bahwa sifat politik luar negeri adalah:(a) Bebas Aktif, Anti Imperialisme dan kolonialisme ..

. dan ikut sertamelaksanakan ketertiban dunia …(b) Mengabdi kepada kepentingan nasional dan Amanat Penderita Rakyat.Sedangkan dalam dokumen “Rencana Strategi Pelaksanaan Politik LuarNegeri Republik Indonesia” (1984 – 1989) yang telah ditetapkan oleh Menteri LuarNegeri Republik Indonesia tanggal 19 Mei 1983, dijelaskan bahwa sifat politik luarnegeri adalah:(1) Bebas Aktif(2) Anti Kolonialisme(3) Mengabdi kepada kepentingan nasional(4) Demokratis.Dalam risalah “Politik Luar Negeri” yang disusun oleh Kepala BadanPenelitian dan Pengembangan (Litbang) Masalah Luar Negeri Departemen LuarNegeri, yang disebut sifat politik luar negeri hanya Bebas Aktif serta AntiKolonialisme dan Anti Imperialme saja.

Dengan demikian, karena ‘Bebas” dan “Aktif” merupakan sifat yang melekatsecara permanen pada batang tubuh politik bebas aktif, sehingga dapat dikatakansebagai ciri-ciri politik bebas aktif, sedangkan “Anti-Kolonialisme” dan “AntiImperioalisme” dapat disebut sebagai sifat.C. Tujuan Politik Luar Negeri IndonesiaAda tiga hal pokok yang menjadi tujuan politik luar negeri Indonesia, (a)mempertahankan kemerdekaan dan menghapuskan segala bentuk penjajahan, (b)memperjuangkan perdamaian yang abadi, (c) memperjuangkan susunan ekonomidunia yang berkeadilan.Pembukaan UUD 1945 menyebutkan antara lain: “Kemudian dari pada ituuntuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenapbangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukankesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakanketertiban dunia yang berdasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi, dankeadilan sosial, …”.

Rumusan ini merupakan sumber utama bagi politik luar negeriRepublik Indonesia.Sejak bangsa Indonesia berjuang untuk melepaskan belenggu penjajahan dariBelanda, cita-cita Bangsa Indonesia tidak terlepas kepada pencapaian kemerdekaan.Pemimpin-pemimpin pergerakan nasional dengan tegas menyatakan: Indonesiamerdeka dan berdaulat hanyalah merupakan sarana, suatu alat untuk mencapaisusunan kehidupan yang adil dan makmur bagi seluruh Rakyat Indonesia. Untukmengejar serta melaksanakan cita-cita nasional itu perlu adanya kerja sama danhubungan yang baik dengan bangsa-bangsa yang lain di seluruh dunia. Hal-hal inilahyang merupakan titik tolak politik luar negeri Indonesia.

x

Hi!
I'm Mary!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out